Mekanika fluida · Perpipaan

Penurunan tekanan dalam pipa

Hitung kecepatan, bilangan Reynolds, faktor gesek Darcy, penurunan tekanan, dan kehilangan head dalam pipa lurus berbentuk lingkaran.

Dibuat v1.0

Oleh Thibaut Grzelak, Insinyur Analisis Mekanik

Aliran dalam pipa
01

Data perhitungan

Konfigurasi
Pipa dan aliran
m
mm
L/s
m/s
Dihitung otomatis dari Q dan D.
Sifat fluida
kg/m³
mPa·s
mm
Nilai awal mendekati baja komersial baru.

Hasil sudah diperbarui.

03

Hasil

Kehilangan head
0,25m

h_f = Δp/(ρg).

Debit volumetrik
2L/s

Debit yang melewati pipa.

Kecepatan rata-rata
1,02m/s

v = Q/A.

Bilangan Reynolds
50.736—

Mengidentifikasi rejim aliran.

Faktor Darcy
0,02369—

Faktor tak berdimensi f.

Kekasaran relatif
0,0009—

ε/D.

Gradien tekanan
245,39Pa/m

Δp/L.

Luas aliran
19,63cm²

A = πD²/4.

Rejim turbulen: faktor f diselesaikan dengan Colebrook–White dalam 3 iterasi tanpa pembulatan antara.

Lihat rincian perhitunganRumus, substitusi numerik, dan hasil tanpa pembulatan antaraBuka ↓

Catatan perhitungan

Rincian lengkap perhitungan

1. Luas aliran

Rumus—
Substitusi—
Hasil—

2. Debit dan kecepatan

Rumus—
Substitusi—
Hasil—

3. Bilangan Reynolds

Rumus—
Substitusi—
Hasil—

4. Kekasaran relatif

Rumus—
Substitusi—
Hasil—

5. Faktor gesek

Rumus—
Substitusi—
Hasil—

6. Penurunan tekanan

Rumus—
Substitusi—
Hasil—

7. Head dan gradien

Rumus—
Substitusi—
Hasil—

Pipa lurus berbentuk lingkaran, diameter konstan, dan aliran tunak fluida tak termampatkan. Kerugian minor, perubahan elevasi, pompa, katup, dan fitting tidak disertakan.

01Rumus dan simbol

Hubungan yang digunakan

AπD²/4Luas aliran
ReρvD/μBilangan Reynolds
f64/ReRejim laminar
f1/√f = −2 log₁₀(ε/(3,7D) + 2,51/(Re√f))Colebrook–White
Δpf(L/D)ρv²/2Darcy–Weisbach
hfΔp/(ρg)Kehilangan head
02Asumsi dan batasan

Batas keberlakuan

  • Aliran tunak dalam pipa yang terisi penuh.
  • Fluida tak termampatkan dengan sifat konstan.
  • Diameter dalam dan kekasaran konstan.
  • Rentang 2.300 ≤ Re < 4.000 ditandai sebagai transisi; faktor yang ditampilkan bersifat perkiraan.
  • Kerugian minor harus ditambahkan secara terpisah.
03Contoh validasi

Kasus numerik acuan

  1. Air pada 20 °C, D = 50 mm, L = 10 m, Q = 2 L/s, dan ε = 0,045 mm.
  2. v = 1,01859 m/s; Re = 50.736; ε/D = 0,0009.
  3. f = 0,023694; Δp = 2,45394 kPa; hf = 0,25068 m.
04Referensi

Referensi teknis

  1. Darcy–Weisbach equation for major losses in straight pipes.
  2. Colebrook, C. F., turbulent flow in pipes with particular reference to the transition region between smooth and rough pipe laws.
  3. Sifat fluida yang disediakan adalah nilai umum; konfirmasikan temperatur dan lembar data fluida untuk perhitungan kontraktual.