Rasio Z₂/Z₁.
Mekanika · Transmisi daya dan putaran
Rasio roda gigi, kecepatan keluaran, dan torsi keluaran
Masukkan jumlah gigi roda penggerak dan yang digerakkan, kecepatan masukan, serta torsi masukan.
Dibuat v1.0
Oleh Thibaut Grzelak, Insinyur Analisis Mekanik
02
Hasil
Rasio transmisi
Kecepatan keluaran
Kecepatan roda gigi yang digerakkan.
Torsi keluaran
Torsi setelah efisiensi diterapkan.
Hubungan dan substitusi numerik
i = Z₂ / Z₁ ; n₂ = n₁ / i ; T₂ = T₁ · i · η—
Pasangan roda gigi silinder eksternal. Jumlah gigi berupa bilangan bulat positif. Kelonggaran gigi dan efek dinamis diabaikan.
01Rumus dan simbol
Rumus yang digunakan
i
Z₂ / Z₁Rasio transmisin₂
n₁ / iKecepatan keluaranT₂
T₁ · i · ηTorsi keluaran02Asumsi dan batasan
Batas keberlakuan
- Pasangan roda gigi silinder eksternal.
- Jumlah gigi berupa bilangan bulat positif.
- Kelonggaran gigi dan efek dinamis diabaikan.
03Contoh validasi
Kasus numerik acuan
- 20/60 gigi, 1.500 rpm, 10 N·m, dan η = 95 %.
- i = 3, n₂ = 500 rpm, dan T₂ = 28,5 N·m.
04Referensi
Referensi teknis
- Hubungan kinematika pasangan roda gigi eksternal.
- Kekekalan daya dengan memperhitungkan efisiensi.
Transmisi daya
Hubungan torsi, daya, kecepatan, dan transmisi
Transmisi menukar kecepatan dengan torsi tanpa menciptakan daya. Efisiensi mengurangi torsi yang benar-benar tersedia.
Torsi dari P dan n
Dengan P dalam kW dan n dalam rpm, torsi diperoleh dalam N·m.
T = 9 549,3 · P / nRasio transmisi
Roda gigi: Z₂/Z₁. Puli: D₂/D₁ tanpa selip.
n₂ = n₁ / iTorsi keluaran
Terapkan rasio transmisi terlebih dahulu lalu efisiensi.
T₂ = T₁ · i · η