Luas dan titik berat
Luas mengukur jumlah material, sedangkan titik berat menentukan lokasi resultan geometris penampang.
Namun nilai itu tidak menjelaskan bagaimana material tersebar.
Momen inersia dan modulus penampang
I = ∫ y² dAI berdimensi L⁴. Modulus penampang W = I/c memakai jarak ke serat terluar.
Selalu bedakan Ix dan Iy: penampang dapat sangat kaku terhadap sumbu utama dan jauh lebih lemah terhadap sumbu minor.
Memilih sumbu yang benar
W = I / c ; σmax = M / WPada penampang tak simetris, sumbu x dan y belum tentu sumbu utama. Orientasi penampang harus dinyatakan jelas.
Untuk momen M yang sama, W yang lebih besar menghasilkan tegangan maksimum yang lebih rendah.
Jari-jari girasi r
r = √(I/A)Jari-jari girasi mewakili jarak ekuivalen yang menggambarkan penyebaran luas. Besaran ini digunakan pada kelangsingan elemen tekan λ = Lk/r.
Sumbu dengan r terkecil umumnya menjadi sumbu pertama yang diperiksa terhadap tekuk.
Sumbu dan satuan: pemeriksaan penting
I berdimensi panjang pangkat empat, W panjang pangkat tiga, dan r panjang. Mencampur mm⁴ dengan m⁴ menimbulkan faktor 10¹².
Selalu periksa nama sumbu, konvensi dimensi, dan satuan yang ditampilkan sebelum menggunakan kembali hasil.
Penerapan numerik
Contoh persegi panjang
b = 100 mm dan h = 200 mm.
- A = bh.
- Ix = bh³/12.
- Wx = Ix/(h/2).
- Rasio Ix/Iy adalah 4.
- Dengan kondisi lain sama, penampang secara geometris empat kali lebih kaku terhadap x daripada y.
Hasil: Memutar penampang tidak mengubah luas tetapi sangat mengubah Ix dan Wx.
Identitas analitis untuk persegi panjang. Buka sumber tepat ↗
Untuk memeriksa dan mendalami
Referensi langsung
Setiap tautan menuju halaman tepat dari mata kuliah, standar, atau publikasi yang digunakan, bukan halaman beranda umum.